awaasssss……Lubang Mengancam Nyawa

lubang-mengancam-nyawa
37Poros_Bontang-Samarinda_Gagal_Masuk_di_APBNHARUS DITUTUPI dan diperbaiki: Lubang menganga di sepanjang Jalan AW Sjahranie, dan jalan sangatta bontang di Sangatta Kabupaten Kutai Timur dan beberapa  jalan  yang rusak dikutai timur ini mengancam keselamatan pengendara.

mediakutim.com, SANGATTA – Jalan AW Sjahranie (eks Jalan Pendidikan), di Sangatta, Kutim, dan jalan bontang sangatta/sangatta bontang dan beberapa jalan rusak diKutim dapat membahayakan nyawa pengendara. Pasalnya, pada jalur menuju Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi itu terdapat puluhan lubang maupun berpergian keluar kota maupun masuk kota sangatta. Sudah banyak pengendara yang menjadi korban. Mulai luka berat hingga ringan.

Seorang korban adalah Ardi (47). Warga Sangatta Utara itu mengaku pernah menghantam lubang pada saat mengendarai roda duanya“Saya salah satu korban yang terjatuh karena menghantam lubang. Beruntung, malam itu tidak terjadi apa-apa. Hanya luka lebam dan motor sedikit rusak,” ujar Ardi, kemarin (4/4). . dan pengakuan dari seorang advokat pengacara Adam Jamaluddin,SH pada saat mau sidang keluar kota bontang, yang mana kendaraannya yang dinaiki rusak akibat jalan tanjakkan Gunung rusak parah dekat banget dengan kota sangatta, ya sekitar  5 kilo dari Kota Sangatta yang mana jalan tanjakan tersebut rusak parah.ujar seorang advokat pengacara adam Jamaluddin,SH menghimbau Kepada pemerintah daerah yang berwewenang yach……. segeralah perbaiki jalan tersebut kalau perlu demi kepentingan rakyat dan masuk teritorial wilayah kutim yang apa salahnya aparat pemerintah yang berwewenang keluarkan uang Pribadi demi kepentingan Rakyat Khususnya Kutai Timur.

Seharusnya Pemkab Kutim peka terhadap realitas ini. Tidak hanya diam dan terkesan membiarkan. Dia khawatir, jumlah pengendara yang celaka akan bertambah, bahkan bisa meninggal dunia.

Kejadian serupa juga pernah dirasakan Marhani (31), warga Sangatta Selatan. Dia hampir terjatuh karena menabrak lubang di Jalan AW Sjahranie. Beruntung, motor masih bisa dikendalikannya meskipun nyaris terpental.

Dia berharap semua lubang ditambal secepatnya. Baik jalan AW Sjahranie maupun Soekarno-Hatta dan jalan-jalan lain yang rusak wilayah kutai timur. Selain untuk mencegah korban jiwa, tentu menjaga nama baik pemerintah. Jangan sampai, tamu dari luar yang melintas melihat kebobrokan jalan tersebut.

“Jika enggak bisa memperbaiki secara total, gunakan tambal sulam. Itu lebih baik dari pada tidak sama sekali. Jangan sampai sudah banyak korban jiwa dan rakyat bersuara keras, baru bergerak. Mencegah lebih baik dari pada mengobati,” sebutnya. (dy/Aj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *