Polisi Gagalkan Peredaran 12 Ribu Butir Obat Keras

polisi-gagalkan-peredaran-12-ribu-butir-obat-kerasDua Karyawan Perusahaan jadi Pengedar

PENGEDAR: Barang bukti 12 ribu obat keras diamankan pihak kepolisian. (IST)

mediakutim.com, SANGATTA – Sukses pengungkapan kasus narkoba dalan Operasi Anti Narkotika (Antik) 2017, tidak hanya terjadi di ibukota Sangatta Utara. Di wilayah pedalaman pun melalui jajaran unit Opsnal Kepolisian Sektor (Polsek) Sangkulirang berhasil menangkap dua pengedar narkoba. Bahkan kedua pelaku berinisial SP (35) dan JM (32) masih tercatat sebagai karyawan sebuah perusahaan.

Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasat Reskoba Iptu Abdul Rauf mengatakan, pengungkapan kasus pertama dilakukan pada Selasa (18/4). Saat itu, sekira pukul 01.00 Wita anggota Polsek Sangkulirang mendapat informasi dari masyarakat bahwa di pondok II blok G no 01 PT CPS Desa Marukangan Kecamatan Sandaran sering dijadikan tempat transaksi obat keras jenis Y.

“Menindaklanjuti informasi itu, sekitar pukul 05.00 Wita anggota tiba di tkp.  Dengan disaksikan warga setempat, kami kemudian melakukan pengeledahan rumah tersangka SP,” sebut Rauf.

Dari hasil pengeledahan di dalam kamar, lanjut dia, ditemukan obat keras jenis Y sebanyak 14 poket. Barang haram tersebut disimpan pada toples warna putih.

“Setelah pelaku diperiksa, dia mengaku kalau barang itu milik Su serta tunai sebesar Rp300 ribu yang merupakan uang hasil penjualan obat keras. Kemuduan pelaku langsung diamankan ke Polsek Sangkulirang,” jelasnya.

Dihari yang sama, lanjut Rauf, tim Opsnal Polsek Sangkulirang juga mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Barak D no 11 base camp PT Sinergi KM 05 Desa Manubar Kecamatan Sandaran sering dijadikan tempat transaksi narkoba jenis sabu sabu dan obat keras jenis Y. Pihaknya pun langsung melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut. Sekitar Pukul 09.30 Wita anggota Polsek Sangkulirang melakukan pengeledahan dikedianan JM. Dari hasil penggeledahan ditemukan 12 bungkus obat keras jenis Y di dalam kaleng tempat menyimpan beras yang terletak di dalam rumah samping kamar mandi. Selain itu, juga ditemukan 1 poket sabu sabu, 1 buah alat timbang, 1 buah alat bong penghisap sabu beserta korek gas dan uang hasil penjualan sabu sabu dan obat keras jenis Y sebanyak Rp. 3.030.000.

“Tersangka dan barang bukti langsung di bawa ke Polsek Sangkulirang guna kepentingan penyidikan lebih lanjut,” sebut Rauf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *